Pansimas Desa Tegalombo

Pembangunan Tower Pansimas

Walaupun berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Pusat maupun Daerah, namun cakupan pelayanan di sektor air minum dan sanitasi di Indonesia masih rendah dan jauh dari kebutuhan yang ada. Untuk itu kemudian, muncul satu lagi program pengentasan kemiskinan bagi kelompok masyarakat khususnya di perdesaan rawan air dan sanitasi, yang menyebabkan tingginya angka kematian bayi karena berbagai penyakit akibat permasalahan air dan sanitasi. Program itu bernama Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS).

Pipanisasi

“Perlu adanya pendekatan berbeda bagi masyarakat perdesaan dalam menyediakan prasarana dan sarana yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perilaku hidup bersih dan sehat. Karena itu diperlukan pendekatan tanggap kebutuhan untuk menjamin pemenuhan kebutuhan

Secara umum tujuan dari program ini adalah untuk mencapai target  yaitu mengurangi  dari jumlah masyarakat yang belum memiliki akses terhadap air minum dan sanitasi yang berkelanjutan, yakni sekitar 250 Kepala Keluarga untuk cakupan pelayanan sanitasi dan pelayanan air minum di Desa Tegalombo Kec.Dukuhseti. Secara khusus tujuan program adalah untuk meningkatkan masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat serta meningkatnya jumlah masyarakat yang mendapat akses air minum dan sanitasi yang berkelanjutan. Selain itu juga diharapkan meningkatnya kapabilitas Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan prasarana dan sarana air minum  dan sanitasi berbasis masyarakat.

Sasaran program ini adalah kelompok masyarakat miskin di perdesaan dan pinggiran kota (peri-urban) yang memiliki prevalensi penyakit terkait air yang tinggi dan belum mendapatkan akses terhadap air minum dan sanitasi. PAMSIMAS diterapkan dengan dukungan dana dari Pemerintah Pusat, dana pinjaman bank dan kontribusi dana dari provinsi serta kabupaten/kota. Program nasional ini melibatkan beberapa departemen antara lain Departemen Kesehatan untuk pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Departemen Dalam Negeri untuk pembinaan masyarakat dan pemerintah daerah, Departemen PU yang diberi kepercayaan menjadi Executing Agency untuk melakukan pembangunan prasarana dan sarana air minum dan sanitasi, dan Bappenas sebagai koordinator program. Untuk pencapaian program tersebut masing-masing instansi akan menjalankan tugas sesuai bidang pekerjaannya.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan